Jumat, 01 September 2017

Cleaning Supplies, Chemical Housekeeping Lengkap

CLEANING SUPPLIES
No
Nama chemical
Bentuk
Kegunaan

1.
 Batu apung
Padat
Membersihkan kotoran-kotoran yang sudah pekat, didalam kamar mandi atau toilet.

2.
          Kagumi
Padat
Dipakai untuk pengharum ruangan.

3.
Ameral
Kristal
Merupakan obat pembasmi lumut, terutama di swimming pool.

4.
Apllied 3460 atau 3461
Kristal
Sebagai pengharum ruangan dan biasanya sering disebut dengan block.

5.
Applied 4000
Serbuk kasar
Berguna sebagai obat pembersih kamar mandi serta toilet yang kotorannya sudah sangat pekat.

6.
Fast-Go
Serbuk putih
Fungsi untuk membersihkan kamar mandi serta toilet yang kotorannya sangat pekat.

7.
Vim
Serbuk putih
Untuk membersihkan kamar mandi dan juga toilet.

8.
Marble Powder
Serbuk
Untuk memebersihkan lantai marmer ataupun terasso

9.
Kapurit
Serbuk putih
Sebagai obat untuk memelihara air kolam renang.

10.
Refresh
Serbuk putih
Gunanya untuk menghilangkan bau tidak sedap pada karpet setelah dicuci/di shampo.

11.
Shine-Up
Cream putih
Untuk membersihkan segala macam perabotan yang terbuat dari kayu, meja, kursi, almari, pintu, kusen pintu, dan jendela, serta pegangan rumah tangga yang terbuat dari kayu.

12.
Glow Metal Polish
Cream
Digunakan untuk membersihkan semua peralatan yang terbuat dari logam, baik kuningan baja, baja (stainlees steel),alumunium, dsb.

13.
Brasso
Cream
Fungsi kegunaannya sama dengan Glow Metal Polish. Yaitu sebagai pembersih metal

14.
Metana
Cair, agak kental
Sebagai obat pembersih peralatan yang terbuat dari kayu seperti halnya Shine-Up.Hanya keawetannya kurang dibandingkan dengan Shine-Up.

15.
Netto Clar
Cair, agak kental
Sebagai obat pelapis lantai marmer atau terasso.
16.
Hand Liquid Soap
Cair, agak kental
Sabun tangan cair yang biasanya digunakan di toilet, baik toilet untuk tamu maupun untuk karyawan.
17.
Fortify
Cair, putih susu
Sebagai obat pelapis lantai marmer atau terasso, mempunyai daya kilap lebih lama karena tahan goresan atau gesekan.
18.
New Complete
Cair
Merupakan obat pelapis lantai (marmer, terasso)yang mempunyai
sifat un buffable, tidak perlu digosok dengan buffing machine atau polishing machine, dan tahan goresan.
19.
Traffic Grade
Cair, Putih
Berguna untuk melapisi lantai marmer dan terasso, untuk menutup pori-pori lantai sehingga pemeliharaannya menjadi mudah.
20.
Air Freshener
Cair
Sebagai pengharum ruangan, disemprotkan pada ruangan atau kamar.
21.
Bendurol Forte
Cair
Merupakan obat untuk membongkar/mengupas lapisan lantai (marmer, terasso) yang telah kusam atau kotor, untuk dilapisi kembali agar lantai kelihatan bersih mengkilap dan awet.
22.
Marble Klin
Cair
Sebagai menghilangkan noda-noda pada lantai marmer dan terasso serta membuatnya mengkilap.
23.
Nobla Carpet Shampo
Cair
Obat untuk pencuci karpet.
24.
Bolt PCS
Cair warna biru
Untuk membersihkan lantai porselin, terutama di toilet dan kamar mandi, serta jamban yang kotorannya sangat pekat.
25.
Go Getter
Bitu tua
Sebagai pembersih toilet dan kamar mandi. Daya bersihnya sangat kuat sehingga sangat cepat membersihkan kotorannya yang berat.
26.
Vixal
Cair, warna biru
Untuk membersihkan toilet dan kamar mandi.
27.
Spiritus
Cair
Sebagai glass cleaner ataub pembersih kaca dan cermin.
28
Glass Cleaner
Cair, biru muda
Untuk menghilangkan noda-noda pada kaca dan cermin.
29.
Bolt MPC
Cair
Yang dapat dipakai untuk membersihkan semua perlengkapan:meja,kursi,cermin,kaca, untuk pembersih kamar mandi, maupun untuk mencuci karpet.
30.
Disinfectant
Cair, warna coklat
Untuk membersihkan toilet fan kamar mandi sekaligus sebagaib pembasmi kuman.
31.
Dimon Pine
Cair,warna coklat
Sebagai pembersih lantai, terutama untuk toilet dan kamar mandi, yang sekaligus dapat menghilangkan bau tidak enak serta membunuh kuman seperti disinfectant.
32.
Conq-R-dust
Cair, warna coklat
Berguna untuk membersihkan lantai atau marmer, porselin maupun terasso.

Fungsi, Pengertian Housekeeping dan Jenis Kamar

A.     Fungsi tata graha (housekeeping)
Terdiri dari seksi-seksi. Pada umumnya setiap seksi mengemban tugasnya dalam fungsi masing-masing. Dalam melaksanakan tugasnya, seksi yang ada harus menjalin kerjasama yang baik. Dengan adanya koordinasi dan kerjasama yang sehat maka akan dapat tercipta suasana kerja yang kondusif.
Secara umum dep. Tata graha(housekeeping) memiliki fungsi untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan kelengkapan kamar-kamar tamu, restoran, bar dan tempat-tempat umum dalam hotel termasuk tempat-tempat untuk karyawan kecuali dapur (kitchen). Departemen tata graha (housekeeping) disamping memiliki fungsi di atas juga memiliki fungsi untuk menjaga usia alat dan perlengkapan yang dimiliki oleh hotel secara maksimal.

B. Kebersihan area umum (public area)
Fugsi tata graha (housekeeping) terdiri dari seksi-seksi. Pada umumnya setiap seksi mengemban tugasnya dalam fungsi masing-masing. Dalam melaksanakan tugasnya, seksi yang ada harus menjalin kerjasama yang baik. Dengan adanya koordinasi dan kerjasama yang sehat maka akan dapat tercipta suasana kerja yang kondusif.
Secara umum dep. Tata graha(housekeeping) memiliki fungsi untuk menjaga kebersihan, kerapian, dan kelengkapan kamar-kamar tamu, restoran, bar dan tempat-tempat umum dalam hotel termasuk tempat-tempat untuk karyawan kecuali dapur (kitchen). Departemen tata graha (housekeeping) disamping memiliki fungsi di atas juga memiliki fungsi untuk menjaga usia alat dan perlengkapan yang dimiliki oleh hotel secara maksimal.

Secara keseluruhan Departemen Tata Graha dapat disimpulkan sbb:
§  sebagai seorang staf HK harus memiliki grooming yang baik (well groome)
§  sebelum melakukuan pekrjaan seorang staf Hk telebih dahulu mengetahui jenis-jenis alat, bahan-bahan. Maupun cara pengoperasian dari alat tersebut.
§  perawatan adalah mencegah terjadinya kerusakan dan memperpanjang umur maupun  fungsi alat agar dapat digunakan lebih lama. Sehingga mengurangi cost atau biaya yang harus dikeluarkan oleh hotel.
§  perbaiakan adalah alternative terakhir setelah upaya pencegahan sudah tidak dapat dilakukan.
§  untuk menggunakan bahan kimia harus membaca petunjuk terlebih dahulu
§  untuk menjaga kebersihan area umum, maka perlu adanya penjadwalan di dalam pembersihannya
§  system pembersihan secara manual dapat dibedakan beberapa macam:
a.   dusting(mengelap debu pada perabot/barang)
b.   sweeping(menyapu lantai)
c.   mopping(mengepel lantai)
d. window claning mirror cleaning(membersihkan kaca jendela/kaca cermin polishing(memoles barang/perabot yang terbuat dari kayu/logam

C. Kebersihan kamar tamu
Sebagai seorang room attendant, dituntut dapat selalu berpenampilan rapi, bersih dan menarik (good gromming). Disamping itu juga harus dapat menampilkan kompetensinya yaitu mempersiapkan perlengkapan peralatan dan bahan untuk pembersihan kamar. Hal ini diperlukan karena sangat menentukan kelancaran pada pelaksanaan pekerjaan pembersihan kamar itu sendiri. Sebelum anda melakukan pembersihan kamar tidur tamu, langkah awal yang harus dilakukan adalah first checking sesuai dengan procedure. Memasuki kamar tamu untuk melakukan pembersihan harus mengikuti langkah-langkah yang ditetapkan.
Untuk membereskan tempat tidur harus melakukan pengecekan secara teliti mengenai perlengkapan kamar tamu. Jika ada kerusakan, kehilangan barang segera laporkan pada order taker sesegera mungkin. Hal ini dilakukan agar semuanya dapat segera ditindak lanjuti. Adapun beberapa tipe-tipe kamar, jenis kamar menurut tempat tidur, jenis kamar menurut letaknya.
Kondisi kamar hotel:
ü  cleanliness                            : bersih(dalam pengertian luas)
ü  comfortable                          : melegakan, menyenangkan,dimana fasilitasnya
  yang ada dalam ruangan serasi dengan keadaan kamar.
ü  Attractive                              : menarik dari segi desain
ü  Safety                                       : privacy dimana tamu merasa terjamin bahwa tidak
terjadi kecelakaan dalam kamar missal tersengat    listrik, lantai licin dll.

Jenis kamar menurut tempat tidur:
ü  Single room              : kamar untuk satu orang dengan satu tempat tidur tunggal (single)
ü  Double room           : kamar untuk dua orang dengan satu tempat tidur besar (double bed)
ü  Twin room                                : kamar untuk dua orang dengan dua tempat tidur tunggal (twin bed) yang memiliki ukuran yang sama besar.
ü  Double-double        : kamar untuk dua orang dengan dua tempat tidur ukuran double, untuk memberikan kepuasan dan kesenangan kepada tamu.
ü  Suite room                                : kamar dengan ukuran yang lebih luas dan dilengkapi dengan fasilitasc tambahan seperti ruang makan (dinning room), ruang duduk( living room), dapur kecil(kitchen ette), serta minibar.


Jenis kamar berdasarkan letaknya:
ü  Connecting room            : dua kamar yang bersebelahan satu sama yang lain,
yang dihubungkan  oleh pintu    penghubung(connecting room).
ü  Adjoining room                               : dua kamar yang bersebelahan satu sama lain tanpa
  ada pintu penghubung.
ü  Adjacent room                 : dua kamar yang terletak pada lantai yang sama,
  berhadapan satu sama yang lain.
ü  Duplex room                     : dua kamar yang terletak di atas dan dibawah dan
  dihubungkan dengan tangga penghubung (stair

 case)